Related post

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Wednesday, September 5, 2012

ITUP (Izin Tetap Usaha Pariwisata) Info

Definisi
Jasa Biro Perjalanan Wisata yaitu jenis usaha jasa pariwisata yang merencanakan, menyelenggarakan dan melayani penjualan berbagai jenis paket-paket perjalanan wisata dengan tujuan ke dalam negeri (inbound) dan ke luar negeri (outbound) termasuk di dalamnya jasa pengurusan dokumen perjalanan, seperti tiket, paspor, visa atau dokumen lain yang diperlukan.
ITUP (Izin Tetap Usaha Pariwisata) adalah izin untuk menyelenggarakan kegiatan Industri Pariwisata.
DU ITUP (Daftar Ulang Izin Tetap Usaha Pariwisata) adalah daftar ulang izin untuk menyelenggarakan kegiatan industri pariwisata.
Adikarya wisata adalah Penghargaan tertinggi di bidang kepariwisataan kepada industri pariwisata yang memiliki kinerja bisnis unggulan, jasa-jasa terkait dan individu yang berprestasi dalarn memberikan kontribusi bagi pembangunan kepariwisataan di Daerah.

Permodalan dan Bentuk Usaha Jasa
Permodalan Penyelenggaraan Usaha Jasa Biro Perjalanan Wisata dapat berasal dari seluruhnya dimiliki Warga Negara Republik Indonesia atau patungan antara Warga Negara Republik Indonesia dan Warga Negara Asing. Besarnya modal patungan untuk Warga Negara Asing tidak lebih dari 50% (lima puluh persen).
Bentuk badan usaha yang dapat diberikan untuk menyelenggarakan Usaha Jasa Biro Perjalanan Wisata, adalah sebagai berikut:
  1. Perseroan Terbatas atau Koperasi untuk permodalan yang seluruhnya dimiliki oleh Warga Negara Republik Indonesia; dan
  2. Perseroan Terbatas untuk permodalan yang merupakan patungan antara Warga Negara Republik Indonesia dan Warga Negara Asing,

Penyelenggaraan Usaha Jasa
Usaha Jasa Biro Perjalanan Wisata harus diselenggarakan pada bangunan/ tempat yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sesuai dengan peruntukan usaha. Status bangunan/ tempat Usaha Jasa Biro Perjalanan Wisata dapat milik sendiri, kerja sama, atau kontrak/ sewa minimal 2 (dua) tahun.
Pada bagian depan bangunan dipasang papan nama dan/ atau papan pclunjuk usaha yang jelas dan mudah dibaca oleh umum dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar serta dapat menggunakan bahasa asing sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kegiatan Usaha Jasa Biro Perjalanan Wisata meliputi jasa sebagai berikut, yang merupakan kegiatan pokok yang wajib diselenggarakan oleh jasa biro perjalanan usaha:
  1. Perencanaan dan pengemasan komponen-kornponen perjalanan wisata, yang meliputi sarana wisata, obyek dan daya larik wisata serta jasa pariwisata lainnya yang terdapat di wilayah Indonesia dan belahan dunia dalam bentuk paket wisata;
  2. Penyelenggaraan dan penjualan paket wisata dengan cara menyalurkan melalui agen perjalanan wisata dan/ atau menjualnya langsung kepada wisatawan/ konsumen;
  3. Menyediakan layanan pramuwisata yang memiliki lisensi yang berhubungan dengan penjualan paket wisata;
  4. Penyelenggaraan perjalanan ibadah agama seperti haji, umroh dan hollyland, yang dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Khusus untuk hollyland tour, harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan;
  5. Penyelenggaraan perjalanan insentif;
  6. Penyelenggaraan perjalanan wisata lansia;
  7. Menyediakan layanan angkutan wisata;
  8. Melayani pemesanan akomodasi, restoran dan tiket pertunjukan seni budaya serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata; dan
  9. Melayani pengurusan dokumen perjalanan, berupa paspor, visa dan dokumen lainnya.
Setiap penyelenggaraan Usaha Jasa Biro Perjalanan Wisata dapat menyediakan tenaga kerja asing, namun tetap mengutamakan tenaga kerja Warga Negara Indonesia. Pemanfaatan tenaga kerja asing harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan.

No comments:

Post a Comment